Perpustakaan Kemenag RI
KEMENTERIAN AGAMA RI
Kabar Utama

"Silent Reading" Ngabuburit Asyik Ala Perpustakaan Kemenag RI, Simak Keseruannya!

BA
Bayu Muhardianto
11 Maret 2026
"Silent Reading" Ngabuburit Asyik Ala Perpustakaan Kemenag RI, Simak Keseruannya!

Jakarta (BMBPSDM)---Ramadan tidak menjadi alasan untuk mengendurkan semangat literasi. Hal inilah yang dilakukan Perpustakaan Kementerian Agama (Kemenag) RI yang tetap menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, salah satunya melalui kegiatan Silent Reading yang diselenggarakan pada Selasa sore (10/3/2026) di Perpustakaan Kemenag RI, Jakarta.

 

Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta ini menghadirkan beragam aktivitas literatif, mulai dari membaca buku secara bersama (silent reading), nonton bareng dan diskusi film moderasi beragama, hingga buka puasa bersama. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wadah ngabuburit yang produktif sekaligus sarana penguatan literasi bagi masyarakat.

 

"Kegiatan ini jadi ajang silaturahmi sekaligus mengenalkan upaya Kemenag RI dalam menguatkan moderasi beragama dan meningkatkan literasi masyarakat," ungkap Kepala Bagian Umum, Perpustakaan, dan BMN Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag RI, Rizky Riyadu Taufiq.

 

Rizky menyoroti kecenderungan masyarakat yang menggunakan gadget secara berlebihan, bahkan menjadikannya sebagai rujukan utama dalam mempelajari suatu hal. Menurutnya, sumber-sumber informasi di gadget, baik di internet maupun platform lainnya, tidak selalu dapat diterima begitu saja karena belum tentu dapat dipertanggungjawabkan.

 

"Silent Reading ini adalah upaya kita kembali ke buku, karena ini sumber pengetahuan yang utuh, tidak terpotong-potong, bisa dipertanggungjawabkan dan juga bisa membantu kita mengetahui setiap persoalan secara utuh," ungkapnya.

 

Salah seorang peserta Silent Reading, Sylvia Alkatiri, mengaku kegiatan tersebut menjadi cara menarik untuk mengisi waktu menunggu berbuka puasa dengan aktivitas yang positif.

 

Guru Bahasa Inggris di salah satu sekolah di Jakarta ini menilai kegiatan literasi seperti Silent Reading perlu terus dilanjutkan dan tidak hanya diselenggarakan pada bulan Ramadan.

"Kegiatannya sangat bagus dengan membaca buku dan menonton film edukasi moderasi beragama. Kita bisa menangkap satu hal yang bermanfaat dari keberagaman beragama di Indonesia, edukasi seperti ini sangat diperlukan," jelasnya.

 

Sylvia juga mengapresiasi fasilitas serta produk-produk unggulan BMBPSDM yang tersedia di Perpustakaan Kemenag RI. Menurutnya, koleksi dan konsep perpustakaan tersebut cukup lengkap dan memiliki keunikan tersendiri dibandingkan perpustakaan lainnya.

 

"Desain perpustakaannya sangat bagus, suasananya sangat mendukung karena sejuk dan nyaman. Sepertinya di luar Ramadan, kalau ada kegiatan yang butuh buat baca atau mencari referensi, saya akan berkunjung kembali ke Perpustakaan Kemenag RI," ungkapnya.

Editor: Barjah
Fotografer: Bayu Muhardianto
Bagikan Artikel: